Rekayasa lalin berupa one way ini berlangsung sekitar 30 menit yang rampung pada 16.30. Saat one way diberlakukan, tampak kepadatan kendaraan mulai terurai.
Namun, 15 menit berikutnya, kemacetan kembali terjadi. Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan menekankan upaya one way di Lingkar Gentong dan Garut mesti melalui koordinasi karena dua wilayah menjadi satu kesatuan arus kendaraan saat musim mudik dan arus balik.
"One way sifatnya situasional mengikuti dinamika lalu lintas Lingkar Gentong dan Garut. Kami selalu koordinasi apabila ada penerapan one way," kata Riki di lokasi.