MA Tolak Kasasi PKS, Fahri tetap Upayakan Islah

Aditya Pratama
Ilustrasi, Gedung Mahkamah Agung (MA). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Putusan Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), terkait pemecatan Fahri Hamzah sebagai anggota partai.

Atas putusan tersebut, Fahri tetap berharap islah menjadi pegangan utama dalam menyelesaikan persoalan internal partai yang terjadi. Meskipun selama ini, dia selalu mendorong proses islah sebelum proses hukum bergulir jauh.

"Sampai hari ini ketika MA telah merilis pengumuman keputusan menolak kasasi pimpinan PKS maka mental saya tetap islah. Tuntunan agama meminta kita selalu mengusahakan perbaikan (islah) sampai detik terakhir. Dan saya merasa telah mengupayakan," ujar Fahri dalam akun Twitter @Fahrihamzah, Kamis (2/8/2018).

Dia menceritakan, saat dialog dengan Ketua Majelis Syuro Partai pada akhir 2015. Saat itu dia mengingatkan, tindakan hukum mengundurkan diri bukan hak partai, tetapi pribadi diambil secara sukarela tanpa tekanan. Namun, dirinya selalu dipaksa mundur.

"Izinkan saya sedikit menulis sejarah islah antara saya dan pimpinan PKS yang akhirnya gagal. islah itu artinya mengupayakan perbaikan. Dan saya telah mengupayakan islah sejak sebelum saya dipecat sampai menjelang keputusan kasasi di awal Ramadan," katanya.

Penolakan kasasi DPP PKS itu tercantum dalam amar putusan MA dengan perkara teregister Nomor 1876 K/PDT/2018. Perkara diajukan atas nama DPP PKS, dimohonkan oleh Ketua Badan Penegak Disiplin Organisasi PKS Abdul Muis.

Putusan dikeluarkan 30 Juli 2018 lalu di laman info perkara situs MA. Majelis hakim agung yang menyidangkan kasasitersebut, Maria Anna Samiyati, Muhamad Yunus Wahab, dan Takdir Rahmadi.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

PKS: Pilkada Langsung atau lewat DPRD Konstitusional, Keduanya Dibolehkan

Buletin
1 bulan lalu

Brimob Turun Tangan Sergap Pembunuh Anak Politikus PKS di Cilegon

Nasional
3 bulan lalu

PKS Gelar Rakernas, Susun Masukan Konstruktif untuk Pemerintahan Prabowo

Nasional
3 bulan lalu

Profil Soeripto, Tokoh Intelijen dan Pendiri PKS yang Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal