Ma'ruf Jawab Penilaian Jokowi Anti-Islam: Beliau Santri Situbondo

Aditya Pratama
Calon Wakil Presiden, Ma'ruf Amin. (Foto: iNews.id/ Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ma'ruf Amin menepis penilaian Presiden Joko Widodo (Jokowi) anti-Islam. Penilaian tersebut dinilai mengadung kebencian.

Dia menuturkan, keputusan Jokowi memilih dirinya maju bersama Jokowi dalam Pilpres 2019 secara otomatis menggugurkan penilaian tersebut. Padahal masih banyak tokoh lain yang bisa dan layak dipilih Jokowi.

"Karena ada yang hanya melihat dengan mata kebencian, maka yang baik itu enggak kelihatan. Ini menurut saya kena penyakit ainussyub, mata kebencian," ujar Ma'ruf di rumahnya Jalan Situbondo Nomor 12, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).

Menurutnya, kebijakan Jokowi sebagai presiden telah banyak menguntungkan umat Islam. Dia menyebutkan antara lain kebijakan Jokowi yang pro terhadap umat Islam diantaranya dengan menetapkan hari santri nasional (HSN) dan mendirikan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS).

"Di Situbondo (Jawa Timur) beliau malah dibilang santri Situbondo. Karena belajar agama dari alumni Situbondo. Ada hubungan kelilmuan dengan Situbondo," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rismon Sebut Perdebatan Perubahan File Ijazah Jokowi Harus Dibuktikan di Sidang

10 hari lalu

Menag Minta Alumni Perguruan Tinggi Islam Jadi Cendekiawan yang Berkontribusi Nyata

10 hari lalu

Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi di PTUN Dicabut, Ini Alasannya

13 hari lalu

Jokowi Kenang Sosok Eks Mendag Rachmat Gobel: Menteri yang Kerja Keras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal