LPOI Serukan Setop Perang, Dukung Prabowo jadi Mediator

Tim iNews.id
Ketua Umum LPOI, Said Aqil Siroj menyerukan agar perang di Timur Tengah harus dihentikan dan mendukung Presiden Prabowo Subianto jadi mediator. (Foto: LPOI)

LPOI dengan tegas mendukung inisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil langkah-langkah konkret dan strategis dalam diplomasi internasional yang berorientasi pada perdamaian berkeadilan.

Di tengah dinamika global yang sarat tekanan dan kepentingan, Indonesia harus mampu berdiri tegak, tidak boleh tunduk pada kekuatan mana pun, tidak terseret dalam rivalitas blok, dan tidak mengorbankan prinsip demi kompromi pragmatis.

Poin Pernyataan LPOI

  • Indonesia harus mampu memimpin diplomasi perdamaian yang proaktif dan berani dengan menginisiasi dialog tingkat tinggi, mendorong gencatan senjata permanen, memperjuangkan koridor kemanusiaan tanpa hambatan, serta menjadi mediator yang kredibel dalam penyelesaian konflik internasional.
  • Indonesia harus menolak tunduk pada tekanan atau dominasi kekuatan mana pun dengan menegaskan kedaulatan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, tanpa intervensi, tanpa subordinasi, dan tanpa keberpihakan pada blok kekuatan yang bertentangan dengan prinsip keadilan dan kemanusiaan. Oleh karenanya, memohon dengan hormat untuk meninjau kembali keikutsertaan dalam keanggotaan BOP (Board of Peace) demi kedaulatan NKRI serta kepentingan kedamaian abadi.
  • Menegakkan supremasi hukum internasional tanpa standar ganda dengan mendorong akuntabilitas atas pelanggaran hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional, serta menolak praktik impunitas yang dilegitimasi oleh kepentingan geopolitik.
  • Memperkuat keamanan nasional secara terintegrasi dengan menjaga stabilitas dan kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui penguatan pertahanan, ketahanan ekonomi, keamanan siber, serta diplomasi pertahanan yang strategis dan terukur.
  • Mengonsolidasikan solidaritas Global Selatan dengan memperkuat kolaborasi dengan negara-negara berkembang guna menciptakan arsitektur global yang lebih demokratis, inklusif, dan setara.

"Indonesia tidak boleh menjadi penonton dalam pergolakan global. Indonesia harus menjadi penentu arah," tutup Said Aqil.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Ini Saran Rocky Gerung untuk Prabowo Antisipasi Krisis Energi Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Internasional
2 jam lalu

Pasukan Israel Mulai Masuki Perbatasan Lebanon, Gelar Serangan Darat

Nasional
3 jam lalu

Bahlil Pastikan Harga BBM Pertalite Tak Naik meski Selat Hormuz Ditutup

Nasional
3 jam lalu

Guru Besar UI Ungkap Alasan AS-Israel Serang Iran, Singgung Senjata Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal