Melalui konversi setiap langkah menjadi donasi sebesar Rp1.300, kegiatan ini diproyeksikan dapat menghimpun dana bantuan hingga Rp50 miliar yang akan disalurkan ke pembangunan infrastruktur pascabencana yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Komitmen bantuan pemulihan infrastruktur pascabencana tersebut akan dilakukan melalui program BRI Peduli yang difokuskan pada wilayah-wilayah terdampak. Di Provinsi Aceh, sebagai salah satu wilayah terdampak utama, BRI menyiapkan program renovasi fasilitas pendidikan, puskesmas, layanan publik serta perbaikan sistem air bersih dan sanitasi.
Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara, BRI akan melakukan renovasi sekolah dasar/negeri dan puskesmas yang terdampak banjir/longsor, serta perbaikan sarana air bersih dan sanitasi.
Adapun di Provinsi Sumatera Barat, upaya pemulihan difokuskan pada perbaikan dan renovasi ruang kelas sekolah, fasilitas kesehatan tingkat pertama, serta rehabilitasi drainase dan akses jalan lingkungan.
Selain itu, bantuan juga akan disalurkan untuk pembangunan hunian sementara khususnya di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan kegiatan “Satukan Langkah untuk Sumatra” merupakan inisiatif kolektif yang lahir dari semangat solidaritas dan kepedulian sosial seluruh elemen di BRI Group.