Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.800 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah melemah 12 poin atau sekitar 0,07 persen ke level Rp16.798 per dolar AS pada perdagangan, Senin (2/2/2026).(Foto: Dok. iNews)

Di Asia, Perdana menteri Jepang Takaichi membicarakan manfaat mata uang yang lebih lemah selama pidato kampanye baru-baru ini, yang agak kontras dengan sinyal dari pemerintahannya yang memperingatkan terhadap pelemahan mata uang yang berkepanjangan.

Takaichi menyebut yen yang lebih lemah menguntungkan eksportir, meskipun dia kemudian terlihat melunakkan pendiriannya. Sejumlah pejabat Jepang, termasuk Takaichi sendiri, telah memperingatkan pasar terhadap pergerakan yen yang berlebihan, memicu kekhawatiran bahwa intervensi pemerintah akan segera terjadi.

Dari sentimen domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus secara kumulatif pada Januari-Desember 2025 sebesar 41,05 miliar dolar AS. Surplus ini lebih besar dibandingkan dengan tahun 2024, sebesar 31,04 miliar dolar AS.

Surplus ini dipicu oleh angka ekspor sepanjang Januari-Desember yang mencapai 282,21 miliar dolar AS, lebih tinggi dari impor kumulatif pada periode yang sama 241,86 miliar dolar AS. Sedangkan surplus sepanjang Januari-Desember 2025 ditopang oleh surplus nonmigas 60,75 miliar dolar AS. Sementara itu, neraca migas mengalami defisit 19,70 miliar dolar AS.

Kemudian, BPS juga melaporkan laju inflasi tahun ke tahun (yoy) pada Januari 2026 tercatat mencapai 3,55 persen. Artinya, terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,99 pada Januari 2025 menjadi 109,75 pada Januari 2026.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Istana Optimistis IHSG Hari Ini Hijau: Bismillah Naik

57 tahun lalu

IHSG di Awal Pekan Ini kembali Dibuka Lesu di Level 8.306

57 tahun lalu

Purbaya Tepis Isu Thomas Djiwandono Bikin Rupiah Melemah: Harusnya bakal Menguat Terus

57 tahun lalu

Rupiah Loyo Nyaris Rp17.000 per Dolar AS, Ini Respons Gubernur BI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal