Latar Belakang Perjanjian Roem Royen, Isi, Tokoh dan Dampaknya

Puti Aini Yasmin
Latar Belakang Perjanjian Roem Royen (Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Latar belakang perjanjian Roem Royen merupakan salah satu materi dalam mata pelajaran IPS. Berikut isi perjanjian, tokoh dan dampaknya.

Latar Belakang Perjanjian Roem Royen 

Latar belakang perjanjian Roem Royen adalah tindak lanjut untuk mempersatukan atau mendamaikan dua pihak yang saling berperang, yakni Indonesia dan Belanda.

Melansir buku 'Sejarah' terbitan Yudhistira, perundingan ini dilaksanakan di Hotel Des Indes, Jakarta di bawah pimpinan Merle Cochran. Nama perjanjian ini diambil dari nama ketua delegasi Indonesia dan Belanda, yakni Roem dan Royen

Isi Perjanjian Roem Royen

  • 1. Angkatan bersenjata Indonesia akan menghentikan semua aktivitas gerilya
  • 2. Pemerintah Republik Indonesia akan menghadiri Konferensi Meja Bundar
  • 3. Pemerintah Republik Indonesia dikembalikan ke Yogyakarta
  • 4. Angkatan bersenjata Belanda akan menghentikan semua operasi militer dan membebaskan semua tawanan perang

Tokoh Perjanjian Roem Royen

Setelah mengetahui latar belakang perjanjian Roem Royen, pelajari juga tokoh perjanjian dalam sejarah ini. Perjanjian Roem Royen dipimpin oleh Mohammad Roem sebagai Ketua Delegasi Indonesia. Kemudian, ada Mr Ali Sastroamijoyo sebagai Wakil Ketua dan anggota-anggotanya, yakni dr Leimena, Ir Djuanda, Prof Dr Soepomo, Mr Latuharhary.

Sedangkan, delegasi Belanda dipimpin oleh Dr JH Van Royen dan anggota-anggotanya, yakni sebagai berikut Mr NS Blom, Mr A Jacob, Dr JJ van der Velde.

Dampak Perjanjian Roem Royen

Sebagai tindak lanjut dari perjanjian Roem Royen, pada 22 Juni 1949 dilakukan perundingan antara RI, BFO dan Belanda. Hasilnya adalah sebagai berikut:

  • 1. Pengembalian pemerintahan RI ke Yogyakarta pada 24 Juni 1949
  • 2. Mengenai penghentian permusuhan akan dibahas setelah kembalinya pemerintahan RI ke Yogyakarta
  • 3. Konferensi Meja Bundar diusulkan diadakan di Den Haag.

Demikian latar belakang perjanjian Roem Royen, isi, tokoh dan dampaknya. Semoga bisa menambah wawasan kamu ya!

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia

57 tahun lalu

Laba-Laba Hantu Pertama di Asia Tenggara Ditemukan di Pulau Jawa

57 tahun lalu

Tren Baru! Jelajahi Akulturasi Budaya China-Jawa di Semarang dengan Cara Tak Biasa

57 tahun lalu

Sejarah! Autumn Durald Arkapaw Jadi Wanita Pertama Memenangkan Best Cinematography untuk Film Sinners

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal