Kurang Dana, Prabowo Ngaku Ajukan Pinjaman ke BI tapi Ditolak

Felldy Aslya Utama
Bernadheta Dhaniar
Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto memberikan pembekalan kepada para relawan di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2018). (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

Dia juga menyinggung adanya indikasi penyimpangan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dia meminta, BUMN dikelola secara adil untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan politik pemerintah.

"Hey Dirut BUMN jangan kira BUMN punya nenek moyangmu, kau kasih kredit pada yang itu-itu saja. Suatu saat kau harus bertanggung jawab pada rakyat," katanya.

Pendapat yang sama juga disampaikan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Menurutnya, banyak penempatan jabatan penting di BUMN yang bersifat nepotisme.

"Orang-orang yang ditaruh di komisaris, direksi adalah tim sukses, jadi penampungan orang-orang bukan profesional. Itu merupakan sarang dari timses, kepentingan politik," kata Fadli.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

6 WNI Relawan Pro Palestina Terhenti di Libya, Kemlu Bantu Pulangkan ke Indonesia

57 tahun lalu

Projo Tegaskan Rencana Jokowi Keliling Indonesia Bukan untuk Pilpres 2029

57 tahun lalu

Pemerintah Kawal Pemulangan 9 WNI Rombongan GSF usai Dibebaskan dari Penahanan Israel

57 tahun lalu

GPCI Pastikan Misi Kemanusiaan ke Gaza Berlanjut usai 9 WNI Ditangkap Israel Sudah Bebas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal