“Mengapa kemudian kita menemukan banyak B1617 Kudus ini, karena kita melihat semula laju penularan yang agak berbeda ya. Artinya kita melihat di sana cepat sekali orang tertular,” ungkap Nadia.
Nadia mengungkapkan awalnya ada 360 tenaga kesehatan yang tertular Covid-19 namun kondisinya baik-baik saja, tanpa gejala. “Kalau tidak salah itu kondisinya juga sehat ya dan tidak perlu perawatan,” kata Nadia.
Menurut dia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menginstruksikan untuk dilakukan pengetesan melalui whole genome sequencing. “Pak Menteri memutuskan untuk mengambil sampel yang positif lebih banyak di Kudus untuk kemudian dipastikan apakah ada faktor varian baru di dalam proses yang terjadi di Kudus sama seperti yang di Bangkalan,” katanya.