KSAL Sebut Indonesia Kekurangan Pelaut, Padahal Banyak Sekolah Pelayaran 

Antara
Yohannes Tobing
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono. (Foto: Yohannes Tobing).

Menurut dia, kurangnya pelaut-pelaut Indonesia bertolak belakang dengan jumlah kapal-kapal sipil yang setiap hari beroperasi di perairan Indonesia.

"Di Selat Malaka saja, jumlah kapal yang melintas per harinya mencapai 600 -700 kapal. Belum yang melintas di ALKI I, ALKI II, ALKI III. Artinya negara kita ini menjadi lintasan kapal-kapal," katanya.

Dia berharap kapal-kapal yang melintas itu diawaki pelaut-pelaut dalam negeri. Keberadaan lembaga pendidikan yang berorientasi maritim dan bertujuan mencetak pelaut andal, lanjut dia harus mendapat dukungan lantaran tidak mudah menciptakan pelaut andal.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

KSAL: 23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor Cisarua Bandung Barat saat Latihan

Nasional
16 hari lalu

KSAL Ungkap 23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung Barat, 4 Ditemukan Tewas

Nasional
2 bulan lalu

Korps Marinir Dikerahkan untuk Evakuasi Warga yang Terjebak di Atap Rumah Imbas Banjir Sumatera

Nasional
10 bulan lalu

Berapa Utang TNI AL ke Pertamina? KSAL Ungkap Dampaknya ke Operasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal