Kronologi Pendaki Hilang di Gunung Butak, Linglung usai Kencing Diduga Hipotermia

Avirista Midaada
Tim SAR gabungan melakukan pencarian pendaki hilang di Gunung Butak yang diduga alami hipotermia. (Foto: SAR Malang Raya)

Namun, pada pukul 20.10 WIB, dia bangun lagi dan keluar tenda dengan kondisi linglung.

“Gejalanya hilang ingatan seperti hipotermia, tapi survivor ini penuturan temannya diajak bicara itu bilang aku sudah janjian mau mendaki ke gunung lain dengan temannya. Padahal dia sudah di atas gunung,” kata Yoni.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 20.15 WIB, Chamdan menghilang dan tidak kembali ke tenda. Kedua rekannya berusaha mencari hingga ke arah Paseban Agung, namun hasilnya nihil.

Pada 17 Agustus 2025 sekitar pukul 18.00 WIB, dua rekannya, Wahyu dan Dewa, turun ke loket pendakian untuk melaporkan kejadian tersebut. Hingga hari ketiga pencarian, tanda-tanda keberadaan Chamdan masih belum ditemukan.

“Pada tanggal 17 Agustus 2025 sekitar pukul 18.00 Wahyu dan Dewa, dua temannya ini turun ke loket melakukan laporan. Hingga hari ini belum ada tanda-tanda keberadaan survivor,” ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pendaki Hilang di Gunung Butak saat Rayakan Peringatan 17 Agustus

57 tahun lalu

Jumlah Pendaki Hipotermia di Gunung Bawakaraeng Bertambah jadi 65 Orang

57 tahun lalu

Jalan Licin Diguyur Hujan, Evakuasi Pendaki Tewas di Gunung Bawakaraeng Berlangsung Dramatis

57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Pendaki Tewas di Gunung Bawakaraeng saat Rayakan HUT ke-80 RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal