Netizen tersebut menilai alasan mengganggu sama sekali tidak dapat membenarkan tindakan membungkus kucing hidup-hidup lalu membuangnya ke tong sampah. Dia pun menyampaikan kekesalannya lewat unggahan lanjutan.
"Kalau tidak suka, usir saja yang jauh bukan dikarungin hidup-hidup terus dibuang. Saya juga gak suka kucing, tapi bukan berarti boleh berbuat jahat," tambahnya.
Kabar baiknya, kucing malang tersebut akhirnya berhasil diselamatkan. Saat ini, kucing itu disebut sudah berada di tempat yang lebih aman, jauh dari ancaman bahaya.
Namun, kemarahan publik terlanjur membesar. Usai mendapat banyak komentar buruk, pihak Kopi Eyang Ciumbuleuit akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Mereka mengakui kesalahan, menyatakan penyesalan atas kejadian tersebut, dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan serupa di kemudian hari.
"Kami pihak manajemen dan owner Kopi Eyang ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang menimpa seekor kucing di area Kopi Eyang, Peristiwa ini adalah bentuk kelalaian kami, dan kami sepenuhnya bertanggung jawab atas apa yang terjadi di area usaha kami," ungkap manajemen Kopi Eyang.