JAKARTA, iNews.id – Dugaan pelecehan seksual berkedok casting film yang dialami remaja 17 tahun viral di media sosial dan menjadi perbincangan luas. Kasus ini bukan sekadar cerita viral, tetapi juga menjadi pengingat penting agar siapa pun berani bersuara jika mengalami hal serupa.
Pengakuan korban dibagikan melalui akun X @adnazraa dan telah dilihat lebih dari 1,5 juta pengguna. Netizen memberi dukungan penuh bagu korban.
Lantas, seperti apa kejadian dugaan pelecehan seksual berkedok casting film yang viral di media sosial ini? Berikut kronologi lengkap yang diungkap korban.
Awal Mula: Melamar Casting Film
Korban, Adine (nama disebut dalam unggahan), awalnya melamar casting film thriller psikologis. Ia menghubungi nomor yang tercantum dalam informasi lowongan.
Namun, ia justru dihubungi langsung oleh sosok yang mengaku sebagai sutradara, bukan oleh tim casting atau agensi resmi. Di sinilah titik awal interaksi tersebut dimulai.
Singkat cerita, Adine diundang untuk casting secara offline. Dalam pertemuan itu, ia mengaku diperlakukan dengan sangat baik, diberi makan dan ditempatkan di ruang VIP.
Perlakuan tersebut membuatnya merasa dihargai dan tidak menaruh kecurigaan. Situasi yang terlihat profesional dan meyakinkan inilah yang sering kali membuat korban merasa aman di awal.
Empat hari setelah casting, Adine diberi kabar bahwa dirinya lolos. Ia kemudian diberitahu bahwa peran tersebut mengandung unsur sensual.