Kronologi Aksi Intoleransi di Sukabumi, Berawal dari Pemasangan Salib Berujung Perusakan

Dharmawan Hadi
Potongan video aksi intoleransi di Sukabumi, Jawa Barat hingga merusak salib. (foto: screenshoot)

Warga juga mempertanyakan perubahan fungsi rumah tersebut. Awalnya dikenal sebagai bekas pabrik pengolahan jagung, rumah itu mendadak digunakan untuk aktivitas keagamaan tanpa izin resmi.

Ketua RT 004/001 Kampung Tangkil, Hendra, mengaku mengetahui keberadaan salib dari video yang beredar di lingkungan pada 30 April 2025. Dia kemudian menyelidiki lebih lanjut setelah masyarakat mengeluh.

Pada 7 Juni 2025, sekitar 130 jemaat menghadiri kegiatan ibadah di rumah tersebut. Hendra mengatakan, kegiatan berlangsung sejak pagi hari dan sempat menggunakan pengeras suara.

“Saya mendapat laporan dari masyarakat yang pulang dari masjid mendengar kegiatan ibadah dengan nyanyian rohani menggunakan pengeras suara di waktu subuh sehingga mengganggu masyarakat sekitar,” katanya.

Meski telah ada teguran dan mediasi sebelumnya, kegiatan ibadah tetap berjalan. Puncaknya terjadi pada 27 Juni 2025, ketika warga membubarkan kegiatan ibadah yang sedang berlangsung dan terjadi perusakan terhadap fasilitas rumah.

“Warga pernah menegur langsung pada 7 Juni lalu, dan kami sempat memediasi. Namun, pengelola tetap melanjutkan kegiatan ibadah meski ada penolakan warga. Hingga pada 27 Juni 2025 terjadi aksi pembubaran kegiatan ibadah oleh warga yang juga berujung pada perusakan,” ujar Ijang.

Pemerintah Desa Tangkil kini sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mencari solusi terbaik. Langkah ini dilakukan agar kejadian serupa tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di masyarakat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Intoleransi di Sukabumi, CFIRST Soroti Peran Pemerintah Seolah Tutup Mata

57 tahun lalu

Viral Aksi Intoleransi di Sukabumi, MUI: Bukan Gereja tapi Villa

57 tahun lalu

Viral Aksi Intoleransi di Sukabumi, Umat Kristen Digeruduk Massa hingga Salib Dirusak

57 tahun lalu

Gempa Terkini M4,6 Guncang Sukabumi, Kedalaman 25 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal