KPK Selidiki Asal Usul Mobil Mewah Ferrari hingga McLaren di Kasus Suap MA

Ariedwi Satrio
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Brigjen Asep Guntur Rahayu. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki asal usul mobil mewah merek Ferrari hingga McLaren yang muncul di kasus suap pengurusan perkara Mahkamah Agung (MA). Mobil mewah tersebut diduga merupakan suap pengurusan perkara di MA.

"Sedang kita dalami itu pemberiannya kapan, kepada siapa di mana," ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (16/5/2023).

KPK sudah melakukan penyitaan terhadap lima mobil mewah yang diduga berkaitan dengan kasus ini. KPK bakal menjadikan mobil tersebut sebagai salah satu barang bukti dalam penyidikan baru terkait kasus suap di MA.

"Itu yang sedang kita dalami (kepemilikan kendaraan), bagaimana keterkaitan dengan kendaraan tersebut kepada para pihak dalam hal ini pemberi dan penerima," beber Asep.

Adapun, berikut rincian lima mobil yang telah dilakukan penyitaan oleh KPK terkait kasus suap pengurusan perkara di MA : 

1. Satu unit mobil merek Ferrari Type California, warna merah metalik, Nomor Polisi B 324 BBB;
2. Satu unit mobil merek McLaren, Tipe MP4-12C 3.8, warna Volcano Yellow, Nomor Polisi B 1 STN;
3. Satu unit mobil merk Hyundai Tipe Creta Prime 1.5 AT, warna hitam, Nomor Polisi B 1682 DFW;
4. Satu unit mobil merek Mitsubishi X Pander 15 L Sport 4 X 2 Nomor Polisi B 2899;
5. Satu unit mobil merk Toyota Tipe Land Cruiser 300 GR-S 4x4 AT Nomor Polisi B 2709 SJ.

Tak hanya mobil, KPK juga menyita emas terkait kasus suap pengurusan perkara di MA. KPK bakal menelusuri barang bukti yang telah dilakukan penyitaan tersebut untuk penyidikan baru dalam kasus ini.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK, Kasus Apa?

Nasional
1 hari lalu

Anggaran Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Disorot, Ketua KPK Tekankan Pentingnya Pengawasan

Nasional
2 hari lalu

Pegawai Bea Cukai Lari Hindari Wartawan usai Diperiksa, KPK: Diduga Terima Uang

Nasional
2 hari lalu

Gus Ipul Rampung Konsultasi Sekolah Rakyat ke KPK, Ngaku Dapat Banyak Masukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal