KPK OTT di Maluku Utara, Diduga terkait Suap Proyek dan Lelang Jabatan

Nur Khabibi
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyebut operasi senyap di Maluku Utara diduga berkaitan dengan suap proyek pengadaan barang dan jasa (PBJ) serta lelang jabatan. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Maluku Utara (Malut, Senin (18/12/2023). Operasi senyap ini diduga berkaitan dengan suap proyek pengadaan barang dan jasa (PBJ) serta lelang jabatan

"Diduga dalam tindak pidana korupsi lelang jabatan dan proyek pengadaan barang dan jasa," ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Senin (18/12/2023).

Menurutnya, tim KPK mengamankan pejabat negara saat menggelar OTT di Malut. Selain itu, tim juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat uang terkait suap proyek pengadaan barang dan jasa ataupun lelang jabatan.

Saat ini, tim masih memeriksa intensif terhadap para pihak serta barang bukti yang terjaring dalam OTT tersebut.

"Sementara ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang kami amankan dan barang buktinya," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Kabur saat OTT, Bos PT Bluray Akhirnya Menyerahkan Diri ke KPK

Nasional
6 jam lalu

Ketua dan Wakil PN Depok Kena OTT KPK, KY: Bukan Masalah Kesejahteraan, tapi Integritas

Nasional
9 jam lalu

KPK Ungkap Kronologi Suap Rp850 Juta untuk Urus Kasus Sengketa Lahan di PN Depok

Nasional
10 jam lalu

Ketua PN Depok Minta Rp1 Miliar untuk Urus Sengketa Lahan, Dibayar Rp850 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal