"Sehingga hingga pagi ini, total yang masih dilakukan pemeriksaan sejumlah delapan orang," ucapnya.
Budi menjelaskan, OTT ini terkait dugaan konflik kepentingan dalam pengadaan, suap proyek, serta gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat.
Namun, Budi belum menjelaskan secara detail terkait konstruksi perkara tersebut. Menurutnya, hal itu akan disampaikan dalam konferensi pers yang rencananya digelar sore ini.