KPK Buru 2 Orang terkait Dugaan Suap Ekspor Benih Lobster, Salah Satunya Staf Edhy Prabowo

Ariedwi Satrio
KPK minta 2 orang tersangka kasus dugaan suap ekspor benih lobster menyerahkan diri (Foto: Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Dua dari tujuh tersangka kasus dugaan suap ekspor benih lobster yang melibatkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, masih buron.

Kedua tersangka tersebut adalah APM selaku staf khusus Edhy Prabowo yang juga ketua pelaksana tim uji tuntas (Due Diligence) serta AM. KPK meminta segera menyerahkan diri.

"Dua orang tersangka saat ini belum dilakukan penahanan dan KPK mengimbau kepada dua tersangka yaitu APM dan AM untuk dapat segera menyerahkan diri ke KPK," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango, Kamis (26/11/2020) dini hari.

Tujuh orang tersangka yang ditetapkan oleh KPK adalah Edhy Prabowo, SAF, APM, SWD, AF, dan AM, sebagai penerima suap, serta SJT sebagai pemberi suap.

Para penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 Ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Sedangkan pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 menit lalu

KPK OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

34 menit lalu

7 dari 19 Orang Terjaring OTT KPK di Lombok Barat Dibawa ke Jakarta, Termasuk Bupati

3 jam lalu

Breaking News: KPK OTT Bupati Lombok Barat di NTB

3 jam lalu

KPK Kembangkan Kasus Korupsi Pajak di Banjarmasin, Periksa Eks Kepala KPP Mulyono

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal