KPK Beberkan Kronologi OTT terkait Suap Perizinan Meikarta

Ilma De Sabrini
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lode Muhammad Syarif. (Foto: Antara).

- Dalam waktu bersamaan, pukul 11.00 WIB KPK menangkap Fitra Djaja Purnama dari swasta di rumahnya, di Surabaya. KPK kemudian langsung membawanya ke Jakarta untuk diperiksa.

- Pukul 13.00 WIB KPK kemudian menangkap Jamaludin selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi di gedung pertemuan, Bekasi.

- Selanjutnya pukul 15.49 WIB KPK menangkap Henry Jasmen selaku pegawai Lippo Group di rumahnya, Bekasi.

- 15 Oktober 2018, pukul 03.00 WIB KPK menangkap enam orang lainnya di rumah masing-masing, di kawasan Bekasi, yaitu Sahat MBJ Nahor selaku Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati selaku Kepal Dinas DPMPTSP, Asep Buchori selaku Kepala Dinas Kebakaran Kabupaten Bekasi, Daryanto selaku mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Kasimin selaku Staf Dinas DPMPTSP dan Sukmawatty selaku Kepala Bidang Penerbitan dan Bangunan Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi langsung dibawa ke KPK untuk diperiksa.

"KPK mengamankan total sembilan orang di Bekasi dan satu orang di Surabaya," ujar Laode dalam konferensi persnya di Gedung KPK, Jakarta, Senin (15/10/2018).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakai Rompi Oranye, ASN BPK Digiring ke Mobil Tahanan usai Terjaring OTT KPK

57 tahun lalu

Terjaring OTT KPK, Bupati Muara Enim Edison Diduga Terima Suap Proyek di Pemkab

57 tahun lalu

Ini Kasus yang Menjerat Bupati Muara Enim Edison saat Terjaring OTT KPK 

57 tahun lalu

Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK usai Terjaring OTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal