KPK Beberkan Kronologi Lengkap OTT Bupati Lampung Selatan

Antara
Ilma De Sabrini
Penyidik KPK menunjukkan barang bukti berupa uang yang disita saat melakukan operasi senyap di Lampung Selatan. (Foto: iNews.id/Ilma De Sabrini)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kronologi operasi tangkap tangkap (OTT) terkait tindak pidana korupsi suap proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2018.

"Informasi ini kami terima kira-kira sudah sekitar 4 atau 5 bulan lalu pada Maret 2018 lalu dari masyarakat bahwa ada pengusaha di Kabupaten Lampung Selatan yang menguasai hampir seluruh proyek. Caranya meminjam beberapa PT atau CV orang lain tetapi tetap hasilnya adalah tetap untuk dia," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/7/2018).


Secara keseluruhan, KPK mengamankan total 13 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (26/7/2018) malam di Provinsi Lampung antara lain Zainudin Hasan (ZH), Agus Bhakti Nugroho (ABN), Anjar Asmara (AA), Gilang Ramadhan (GR), dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Thomas Amirico (THM).

Selanjutnya, Nusantara (N) yang merupakan staf GR, Eka Aprianto (EA) sopir, Syahril (S) sopir dari AA, Sudarman (SUD) ajudan ZH, Dhani Irawan (DI) protokoler ZH, Farhan (F) sopir GR, Evan (E) sopir GR, dan Lady Tilova Tanamal (LTI) seorang marketing hotel.

Basaria menjelaskan pada Kamis pukul 20.00 WIB tim mengamankan ABN, GR, AA, F, E, S, dan LTI di sebuah hotel di Bandar Lampung. Dari tangan ABN, kata dia, tim mengamankan Rp200 juta yang diduga suap terkait fee proyek di dalam tas kain merah dalam pecahan Rp100.000.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, Ada iPhone hingga Rumah Mewah

57 tahun lalu

Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan

57 tahun lalu

KPK Periksa Yaqut, Gali Perbuatan Melawan Hukum Tersangka Korupsi Kuota Haji

57 tahun lalu

KPK Minta Tambahan Anggaran jadi Rp989 Miliar: Perkuat Efektivitas Berantas Korupsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal