Koordinator Baru PPI Dunia Dilantik, Mahfud Minta Mahasiswa di Luar Negeri Jadi Pembawa Citra Positif RI

Rizal Bomantama
Menko Polhukam Mahfud MD menerima cendera mata dari Ketua PPI Dunia Faruq Ibnul Haqi, Kamis (28/10/2021). (Foto: Kemenko Polhukam)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengingatkan kepada para mahasiswa Indonesia di luar negeri agar menjadi duta bangsa dan pembawa citra positif Indonesia. Mahasiswa dapat menggambarkan, menjelaskan dan bila perlu dapat meluruskan bila ada persepsi salah tentang Indonesia.  

Mahfud MD menyampaikan hal itu dalam keynote speech secara daring pada acara Pelantikan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia, Kamis (28/10/2021). Koordinator PPI Dunia 2021-2022 yang baru dilantik adalah Faruq Ibnul Haqi, lulusan Fakultas Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, angkatan tahun 2009. Faruq mahasiswa kandidat Doktor di University of South Australia di Adelaide.

"Sebagai duta bangsa di luar negeri, mahasiswa-mahasiswa adalah source of information bagi lingkungan terdekat. Saat kembali ke tanah air, jadi lah agent of change (agen perubahan) dan pelopor yang berkontribusi membawa kemajuan bagi bangsa," ujar Mahfud MD. 

Menko Polhukam dalam sambutannya mengupas tentang "Peran Pelajar Indonesia di Luar Negeri sebagai Duta Bangsa dalam Kontribusinya untuk Indonesia." Ini sangat relevan dengan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Sumpah Pemuda berisi janji, semangat dan komitmen generasi muda Indonesia terdahulu untuk mempunyai tanah air satu, bangsa yang satu, dan menjunjung bahasa persatuan. 

Menurut Menko, kini tugas generasi muda melanjutkan generasi terdahulu dengan memberikan konstribusi bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Setiap pelajar dan mahasiswa yang belajar di luar negeri adalah duta bangsa. 

"Para pelajar di luar negeri adalah representasi langsung dan nyata dari Indonesia. Saya ingin kesan yang tergambar adalah mahasiswa yang cerdas, rajin, cermat, tekun, pekerja keras, patuh terhadap hukum setempat, hormat kepada adat istiadat lokal dan dapat diandalkan," katanya. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Komisi Reformasi Ingin Polri Tinggalkan Gaya Militer, Jangan Hedonis

Nasional
5 hari lalu

Komisi Reformasi Ingin Ciptakan Polisi Sipil, Mahfud: Tak Militeristik, Disenangi Orang

Nasional
6 hari lalu

Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Hasil Kerja ke Prabowo, Ada yang 3.000 Halaman

Nasional
14 hari lalu

Sidang Perkara Andrie Yunus Segera Digelar, Mahfud MD Minta Publik Ikut Awasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal