Kondisi Global Memanas, Rupiah Diramal Anjlok ke Rp17.100 per Dolar AS Pekan Depan

Anggie Ariesta
Ilustrasi rupiah diramal melemah ke Rp17.100 per dolar AS. (Foto: ist)

Ketegangan Rusia-Ukraina yang meningkat serta situasi di Iran yang kian genting dengan penutupan wilayah udara dan pergerakan kapal induk AS, Abraham Lincoln, ke Timur Tengah.

Ada spekulasi penurunan suku bunga AS di tengah masa pensiun Powell tetap menjadi fokus pasar. Ketidakpastian global memicu bank sentral dunia (China, India, hingga ASEAN) melakukan aksi borong emas besar-besaran, yang secara tidak langsung menekan mata uang negara berkembang.

Ibrahim memperingatkan bahwa jika pelemahan terus berlanjut tanpa penahan yang kuat dari sisi eksternal, rupiah berisiko menyentuh angka Rp17.500 pada tahun ini. Menurutnya, data ekonomi domestik yang bagus sekalipun belum cukup kuat menahan gempuran sentimen global.

Sebagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar, Ibrahim menyarankan pemerintah untuk segera mengeksekusi rencana redenominasi rupiah (penyederhanaan nominal mata uang).

"Cara satu-satunya untuk menahan rupiah melemah itu adalah redenominasi rupiah. Karena apa? Pada saat nanti diketok palu di tahun 2027 akan dipangkas rupiah dari Rp17.000 lebih menjadi Rp15.000 sehingga apa? Nanti akan diberlakukan bukan lagi Rp15.000 tapi adalah Rp15 per dolar," jelasnya.

Rencana ini diharapkan dapat masuk dalam Prolegnas DPR tahun 2026, bersamaan dengan pembahasan RUU Perampasan Aset, guna memberikan sentimen positif yang lebih fundamental bagi mata uang Garuda di masa depan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

57 tahun lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.804 per Dolar AS

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp17.848 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal