Kompolnas Sebut Kasus Penyiraman Air Keras Novel Rumit

Annisa Ramadhani
Teror terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum menemui titik terang. (photo : dok Koran Sindo dan Istimewa)

“Jangan sampai menimpa aktivis lain,” kata dia.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menduga kasus Novel Baswedan ini merupakan teror yang dilakukan teroris yang dibentuk oleh para koruptor. Karena itu, Dahnil mendorong dibentuknya Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).

“Ini persengkokolan paripurna, sekali terungkap bisa buka pandora banyak hal. Jika pelaku terungkap, aktornya siapa bisa diungkap ada apa di belakangna,” tegasnya.

Saat ini, Novel masih menjalani pengobatan matanya. Operasi kedua seharusnya dilakukan pada Oktober, tetapi tidak bisa dijalankan oleh dokter karena selaput mata belum tumbuh seperti yang diharapkan.

Editor : Yudistiro Pranoto
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Jawab Rekomendasi KPRP, Polri Perkuat Digitalisasi Pelayanan Publik lewat ETLE Drone dan SIM Digital

Nasional
2 hari lalu

Respons Ketua KPK soal Dugaan Dirjen Bea Cukai Terima Aliran Dana Suap Impor Barang

Nasional
2 hari lalu

Jaksa Sebut Dirjen Bea Cukai Terima 6 Kali Amplop dari Bos Blueray

Nasional
3 hari lalu

KPK Tegaskan 100 Persen Dukung MBG: Kami Yakin Tujuannya Mulia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal