Kompolnas Bakal Supervisi Penanganan Tragedi Kerusuhan Kanjuruhan

Jonathan Simanjuntak
Komisioner Kompolnas Benny Mamoto. (Foto : Dok Koran SINDO)

Sementara itu, Benny mewakili Kompolnas menyampaikan duka cita atas seluruh korban yang meninggal dunia. Dia pun juga mendoakan agar korban yang masih dalam perawatan dapat sehat kembali.

"Marilah kita beri kesempatan kepada pihak aparat setempat untuk menangani korban yang meninggal dunia dan korban yang luka di rumah sakit karena jumlahnya banyak maka perlu penanganan ekstra," tuturnya.

Sebagai informasi, korban tewas akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan kembali bertambah. Dari informasi yang diterima Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), korban tewas bertambah menjadi 153 orang. Namun keterangan resmi aparat keamanan korban sementara berjumlah 129 orang.

Kronologi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, terjadi setelah Arema dikalahkan Persebaya. Kerusuhan semakin menjadi ketika para suporter itu harus bentrok dengan pihak kepolisian yang mencoba membuyarkan. 

Aksi baku hantam antara pihak kepolisian dan suporter pun tak terelakkan. Situasi semakin mencekam ketika pihak kepolisian mulai menembakkan gas air mata ke salah satu sisi tribun. Dari situ, dikabarkan banyak suporter yang terinjak-injak hingga kehabisan napas.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Kerusuhan di Jayapura usai Persipura Kalah dari Adhyaksa FC, Suporter Bakar Mobil

57 tahun lalu

Tim Reformasi Dukung Penguatan Kompolnas, Bisa jadi Hakim Sidang Kode Etik

57 tahun lalu

Kompolnas Kembangkan Pengaduan Digital, Warga Bisa Laporkan Polisi Nakal

57 tahun lalu

Komisi Reformasi Polri: Presiden Sangat Setuju Kompolnas Diperkuat, Pengawasan Lebih Efektif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal