JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap tren komentar spamjudi online di media sosial meningkat hingga 128 persen. Adapun, modus baru ini menggunakan sistem otomatis atau bot.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid mengatakan, lonjakan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah. Pasalnya, sistem itu mampu membanjiri kolom komentar dalam waktu singkat.
“Dari beberapa temuan yang bisa kami sampaikan adalah untuk komentar spam, kita memang melihat ada kenaikan sebesar 128 persen,” ujar Meutya usai audiensi dengan Meta Indonesia di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).
Berdasarkan hasil pantauan Komdigi, penyebaran komentar spam judi online paling banyak ditemukan di lima platform media sosial. Di antaranya TikTok sebesar 35 persen, Facebook 28 persen, Instagram 22 persen, YouTube 10 persen, dan X sebesar 5 persen.
"Kalau kita lihat, modus ini menyeluruh menyasar berbagai platform, tidak hanya kepada satu platform. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaku tidak bergantung kepada satu platform tapi menyeluruh kepada lima platform,” kata dia.