Kolaborasi Pemerintah dan Akademisi Wujudkan Birokrasi Efektif

Anindita Trinoviana
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini saat menjadi pembicara dalam acara Seminar Nasional dan Rakernas IAPA di UNS. (Foto: Kementerian PANRB)

Keterlibatan aktif akademisi dalam memberi masukan berbasis riset, mengawal kebijakan publik, serta membangun ruang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat merupakan salah satu prasyarat agar crowdsourced governance dalam reformasi birokrasi dapat berjalan efektif. Diharapkan IAPA terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan ilmu administrasi publik dan pengawalan reformasi birokrasi di Indonesia.

Disampaikan, para akademisi dapat turut berkontribusi langsung dalam transformasi birokrasi sebagai knowledge producer, dengan menghasilkan riset berbasis bukti untuk mendukung perumusan kebijakan dan inovasi reformasi birokrasi. Kemudian sebagai policy think tank, memberikan analisis kritis, rekomendasi kebijakan, dan policy brief yang objektif dan independen.

(Foto: dok Kementerian PANRB)

Akademisi juga dapat menjadi human capital builder, mencetak aparatur dan pemimpin masa depan yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi kinerja. Selain itu, akademisi juga berperan sebagai innovation and pilot lab, menjadi ruang uji coba inovasi tata kelola dan digitalisasi layanan publik. Kemudian melalui fungsi social control dan public discourse, mendorong budaya kritis, transparansi, dan akuntabilitas.

“Masa depan tata kelola ditentukan oleh kemampuan membangun kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem yang terbuka, terhubung, dan saling menguatkan. Melibatkan pemerintah, swasta, media, komunitas, dan akademisi. Karena itu, reformasi birokrasi harus diarahkan pada penguatan ekosistem kolaboratif sebagai fondasi utama penciptaan nilai publik dan keberlanjutan pembangunan,” ucap Menteri Rini.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum IAPA Khairul Muluk mengatakan bahwa tuntutan masyarakat terhadap administrasi publik tidak berkesudahan dan cenderung meningkat, bahkan melebihi peningkatan kemampuan atau kapasitas administrasi publik itu sendiri. Sehingga ada tantantangan terhadap administasi publik, seperti perubahan dunia yang begitu cepat, distrubsi terjadi dimana-mana, dan bahkan kepercayaan publik pun naik dan turun begitu cepat.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pegadaian Timor Leste Catatkan Kinerja Gemilang, Langkah Awal Ekspansi Global

57 tahun lalu

TASPEN Salurkan Gaji Ketiga Belas, 99 Persen Peserta Pensiun Sudah Terima

57 tahun lalu

Kunjungi SPBU di Bali, Dewan Komisaris Pertamina Pastikan Layanan Baik

57 tahun lalu

Gaji Ketiga Belas Pensiunan ASN Resmi Disalurkan Mulai Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal