Kisah Prajurit Marinir Bertemu Hantu Laut saat 3 Hari Terombang-ambing di Lautan

Sucipto
Kisah prajurit Marinir TNI AL bertemu hantu laut saat terombang-ambing di lautan selama tiga hari tanpa makan dan minum. (Foto: Antara)

Anggota tim berenang terus dengan ganti berganti gaya dan beristirahat tidur setelah berenang 10 jam. Para anggota tim tidur dengan meniup pelampung dan saling memikul kaki serta bergandengan supaya tidak terpisah-pisah oleh gelombang dan arus.

Setiap beristirahat anggota dapat langsung tidur nyenyak karena capeknya bahkan dengan mimpi- mimpi yang indah. Tetapi paling lama anggota tim dapat tidur kurang dari 10 menit. Karena kedinginan dan kelaparan sehingga mudah sekali terbangun. Juga apabila diteruskan tidur khawatir kalau kepala terendam air yang akibatnya akan fatal yaitu tidak dapat bernapas dan mungkin mati kaku.

Pada 8 Desember 1975 tim terpecah karena melihat bayangan daratan yang menggoda. Pelda Mar (anm) Slamet Priyono bersama dengan Serma Mar (anm) Soetardi dan Serka Mar Nur Kamid dengan Kopda Mar Soeyono. Karena Pelda Marinir (anm) Slamet Priyono dan Serma Mar (anm) Soetardi berenangnya lebih cepat maka mereka memutuskan untuk berenang duluan.

Dua jam setelah berpisah, sekitar pukul 18.00, Nur Kamid beserta Kopda Marinir Soeyono terjebak dalam pusaran arus yang sangat kuat. Hampir dua jam tidak mampu keluar dari pusaran tersebut, mereka nyaris menyerah.

Setelah bebas dari pusaran arus, mereka selanjutnya berenang ke arah barat laut karena menurut pengalaman selama berenang di Selat Ombay tersebut perubahan arus hanya ke arah barat dan timur. Berdasarkan pertimbangan tersebut mereka tidak langsung menuju ujung timur Alor yang jaraknya paling dekat, tetapi mereka memotong agak ke barat, agar bila terjadi perubahan arah arus ke timur mereka tidak terseret ke laut Banda yang sangat luas, dan kalau terjadi perubahan arus ke timur mereka tetap lurus dengan Alor.

Malam pada 8 Desember 1975 merupakan malam yang menentukan bagi mereka. Beberapa kali mereka mengalami kejadian luar biasa.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mantan KSAL Laksamana Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia di Usia 81 Tahun

57 tahun lalu

Detik-Detik Pasukan Elite Inggris Serbu Kapal Tanker Diduga Armada Bayangan Rusia

57 tahun lalu

Hebat, Perwira Marinir TNI AL Raih 3 Penghargaan Bergengsi di Amerika Serikat

57 tahun lalu

Momen TNI Unjuk Kekuatan Tempur, Siap Hadapi Era Peperangan Rudal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal