Kisah Pedagang Sayur Sepiati Rela Jadi Penari Topeng demi Lunasi Utang

Riezky Maulana
Warga Tambak Asri, Surabaya, penari topeng Sepiati bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini. (Foto Kemensos).

"Kulo nderek sepuro bu (Saya mohon maaf bu),” jawab si ibu.

Mensos lantas mengajak si ibu duduk di emperan rumah warga, dan berbincang.  Dari identitas KTP, nama ibu ini adalah Sepiati, warga Tambak Asri, Surabaya.

“Njajal crito o, ngopo kok kowe ngene iki. Ga onok kerjoan liyani tah," tanya Risma lagi.

Sepiati akhirnya bercerita. Hidupnya tengah dilanda kesulitan ekonomi. Suaminya hanya pengayuh becak dengan pendapatan tidak bisa diandalkan. Sehari-hari, dia berdagang sayur di rumah kontrakannya.

Biaya kontrak Rp750.000 dan biaya hidup sehari-hari dengan satu anak sekolah SMP, lebih tinggi dari penghasilan. 

Akhirnya, Sepiati pun terjerat utang sampai Rp5 juta. Maka, siang setelah dagang sayuran selesai, Sepiati mulai mengenakan kostum hijau dan memasang topeng.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Tarik Utang Rp305,5 Triliun, Setara 36,7 Persen dari Target APBN 2026

57 tahun lalu

Gus Ipul Kecam Kekerasan Seksual di Pesantren Pati: Kita Harus Jaga Para Santri

57 tahun lalu

Gus Ipul Bentuk Tim Khusus Dalami Isu Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat, Dipimpin Wamensos

57 tahun lalu

Gus Ipul soal Sepatu Sekolah Rakyat Rp700.000: Beda dari yang Diberikan Gubernur Jatim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal