Kisah Okta, Hafizah Yatim Piatu Temukan Harapan di Sekolah Rakyat 

Binti Mufarida
Kisah Okta, Hafizah yatim piatu yang kembali menemukan harapannya di sekolah rakyat. (Foto: Istimewa)

Sebagai remaja 17 tahun, Okta cukup tabah menghadapi cobaan hidup. Salah satunya pada 2024 lalu saat rumahnya di Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang ludes terbakar akibat ledakan gas elpiji. Saat kejadian, Okta tengah berada di pesantren Darul Muhlisin, Sawojajar.

“Habis mama enggak ada (meninggal). Terus kebakaran itu,” tuturnya.

Sejak itu, keluarga kecil ini tinggal di rumah kontrakan sembari berusaha memperbaiki rumah ala kadarnya.

Di tengah semua keterbatasan, Okta tetap setia menghafal Al-Qur’an. Hingga kini dia telah menghafalkan enam juz. Saat rindu orang tua datang atau setelah sholat, dia membuka mushaf dan melafalkan ayat demi ayat untuk menenangkan hati.

“Kalau habis magrib ngaji (Al-Qur’an) itu dihafalkan,” kata dia.

Titik terang hadir ketika Okta diterima di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 22 Kota Malang.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Siswa Sekolah Rakyat, Bukunya Ditulisi Pesan Motivasi dari Presiden Prabowo

57 tahun lalu

Penampakan Pesan Prabowo yang Ditulis di Buku Siswa Sekolah Rakyat

57 tahun lalu

Prabowo Tulis Pesan di Buku Siswa Sekolah Rakyat, Ini Bunyinya

57 tahun lalu

Prabowo Resah Timnas Indonesia Belum Lolos Piala Dunia, Senggol Erick Thohir!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal