Kisah Luhut Tak Direstui Ayah Masuk TNI, Lebih Diidamkan Jadi Insinyur atau Dokter

Sucipto
Luhut Binsar Pandjaitan saat menjadi perwira Kopassandha (sekarang Kopassus) (foto: Facebook/Luhut Binsar Pandjaitan)

Kartini Pandjaitan mengakui jika sang ayah sangat menginginkan Luhut menjadi seorang dokter atau insinyur, bukan menjadi tentara.

“Padahal, Bapak ingin sekali Bang Luhut menjadi insinyur atau dokter,” kata Kartini.

Meski tidak sesuai keinginan ayahnya, Luhut tetap bersikeras terjun ke dunia militer. Dari situlah Luhut mengakui merasakan sejumlah 'penderitaan'.

Meski keras bekerja dan berprestasi tetapi Luhut tidak pernah mencapai puncak karier di lingkungan TNI. Dia tidak pernah menjadi Kasdam, tidak pernah menjadi Pangdam, Danjen Kopassus, KSAD, tidak juga menjadi Panglima TNI. Padahal Luhut yakin dan merasa memiliki kualifikasi, persyaratan, jasa, penghargaan dan prestasi serta jenjang kepangkatan untuk bisa menduduki semua tingkatan dan jabatan itu.

“Tapi inilah hidup, kita tidak pernah tahu apa yang digariskan oleh alam untuk kita,” kata Luhut.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Nasional
19 jam lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Nasional
2 hari lalu

Pesan Prabowo ke Para Perwira Tinggi: TNI-Polri Harus Didukung dan Dicintai Rakyat

Nasional
2 hari lalu

Momen Prabowo Beri Taklimat ke 650 Pati TNI-Polri di Istana 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal