Kisah KH Hasyim Asy'ari Pendiri Nahdlatul Ulama yang Juga Pahlawan Nasional Indonesia

Puti Aini Yasmin
Kisah KH Hasyim Asy'ari Pendiri Nahdlatul Ulama (Foto Istimewa)

Tak cuma itu, di usia tersebut, ia juga dipercaya membantu ayahnya mengajar santri-santri di pondok pesantren Jombang. Di usia 15 tahun, ia juga telah berpisah dengan orang tuanya karena harus berkelana ke pesantren-pesantren lain, mulai dari Probolinggo, Langitan, Tuban, Tenggilis hingga Bangkalan.

Kemudian, KH Hasyim Asy'ari menempuh pendidikan di Pesantren Siwalan, Sidoarjo. Di sana, ia memperdalam kembali ilmu agama dengan ulama yang dikenal berpandangan luas dalam ilmu agama, yakni Kyai Ya'qub.

Bahkan di sana, KH Hasyim juga menemukan tambatan hatinya. Di usia 21 tahun ia pun menikah dengan salah satu putri dari Kyai Ya'qub, yakni Chadidjah. Setelah menikah ia pergi ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji.

Tujuh bulan di sana, ia kembali ke Indonesia sesudah istri dan anaknya meninggal dunia. Di tahun 1893, ia kembali berangkat ke Mekkah untuk berguru dan memperdalam ilmu agama Islam.

Setelah pulang dari Mekkah, ia pun mengabdikan diri kepada pondok pesantrennya. Tak cuma itu, ia ikut mendirikan Nahdlatul Ulama, yakni organisasi Islam terbesar di Indonesia pada 31 Januari 1926.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia

57 tahun lalu

Forum PWNU Wanti-Wanti Muktamar PBNU Paling Lambat Agustus 2026, Keterlambatan Ganggu Konsolidasi

57 tahun lalu

Laba-Laba Hantu Pertama di Asia Tenggara Ditemukan di Pulau Jawa

57 tahun lalu

Asrorun Niam: Persatuan Jadi Salah Satu Fondasi NU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal