Kisah Ketua KPK Berjuang Mengenyam Pendidikan, dari Berjualan Pepes Ketan hingga Jadi Pencuci Mobil

Carlos Roy Fajarta
Ketua KPK Firli Bahuri. (Foto: Ist)

Dia pun memutuskan masuk sekolah Bintara dan lulus menjadi anggota polisi berpangkat Sersan. Meski sudah bekerja, petuah ibunya tentang pentingnya pendidikan tidak pernah dilupakan sehingga dia memutuskan untuk kembali mengikuti tes Akabri. Namun tes yang keempat hingga kelima kali itu gagal.

"Barulah kesempatan yang ke-6 pada tahun 1987 saya bisa diterima sebagai Capratar (Calon Prajurit Taruna)," ujar Firli.

Dia bersyukur dinyatakan lulus dan mengikuti pendidikan sebagai seorang perwira polisi. Secara perlahan hingga saat ini, Firli pun diberi amanah menjadi ketua lembaga pemberantas korupsi.

"Apa yang saya alami, adalah contoh nyata bahwasanya pendidikan menjadi begitu amat penting, mengingat pendidikan sebagai satu upaya mewujudkan tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa, dimana dengan bangsa yang cerdas, maka akan membawa kesejahteraan umum bagi segenap rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
12 jam lalu

Penahanan Don Ritto dan Kebebasan Febrie Adriansyah Picu Keraguan Publik Atas Independensi Kejagung

14 jam lalu

Kejagung: Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi dan TPPU Asabri

2 hari lalu

Pengacara Don Ritto Sebut Uang-Emas 74 Kg di Brankas Rumah Febrie Aset Yayasan

2 hari lalu

Hotman Ungkap Febrie Adriansyah Bantah Terima Uang Rp50 Miliar dari Tan Kian 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal