Kisah Jenderal Polisi Tak Izinkan Anaknya Masuk Akabri, Alasannya Bikin Merinding

Rizal Bomantama
Mantan Kapolri Jenderal Pol Hoegeng Iman Santoso. (Foto: Istimewa)

Setelah kurang lebih tiga hari menunggu, tiba-tiba ajudan Hoegeng memberitahu Aditya kalau dirinya telah ditunggu oleh bapaknya di Mabes Polri.

Mengetahui sikap orang tuanya dari pertemuan sebelumnya, Aditya menyiapkan mental dengan matang. Saat tiba di Mabes Polri, Hoegeng bertanya kemantapan hati putranya tersebut masuk ke dunia militer.

Anehnya, kala itu Hoegeng berpesan agar anaknya tidak masuk polisi. Sebab dia tidak ingin ada Hoegeng lainnya di instansi kepolisian.

"Mendengar ucapan itu, saya mau ketawa tapi takut," kata Adit.

Selepas berbincang, Adit menanyakan perihal surat izin yang diminta beberapa hari lalu. Akan tetapi, Hoegeng tidak memberikannya malah meminta anaknya pergi.

Adit mungkin berpikir, jika ayahnya tinggal mengirimkan radiogram dari Mabes Polri untuk syarat pendaftaran Akabri. Setelah keluar dari Mabes Polri, dia baru menyadari pendaftaran sudah tutup dua hari lalu.

"Jadi beliau monitor sampai hari pendaftaran tutup, baru dia panggil saya," kenang Adit.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Ade Armando Tuding PDIP yang Pertama Angkat Wacana Polri di Bawah Kementerian

Nasional
1 hari lalu

Kapolri Ungkap Rapim Polri 2026 Tindak Lanjuti Arahan Prabowo, Ada 18 Catatan

Nasional
1 hari lalu

Rapim Polri 2026, Kapolri Tegaskan Komitmen Kawal Program Pemerintah

Nasional
1 hari lalu

Kapolri Awasi Praktik Saham Gorengan, Jaga Ekosistem Pasar Modal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal