Kisah Jenderal Hoegeng Tak Izinkan Anak Daftar Akabri, Ternyata Ini Penyebabnya

Antara
Nur Ichsan Yuniarto
Kapolri periode 1968-1971 Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso pernah melarang anaknya daftar Akabri, ternyata ini penyebabnya. (Foto IG Jenderal Hoegeng Iman Santoso).

Selepas berbincang, Adit menanyakan perihal surat izin yang diminta beberapa hari lalu. Akan tetapi, Hoegeng tidak memberikannya malah meminta anaknya pergi.

Adit mungkin berpikir, jika ayahnya tinggal mengirimkan radiogram dari Mabes Polri untuk syarat pendaftaran Akabri. Setelah keluar dari Mabes Polri, dia baru menyadari pendaftaran sudah tutup dua hari lalu.

"Jadi beliau monitor sampai hari pendaftaran tutup, baru dia panggil saya," kenang Adit.

Adit pun kecewa dan marah. Bagaimana tidak? Cita-citanya ingin masuk Akabri tidak kesampaian hanya karena ayahnya tidak memberikan surat izin orang tua.

Saking emosinya, Aditya meluapkan kemarahannya kepada kuas-kuas milik Hoegeng yang digunakan untuk melukis. Tanpa pikir panjang semua kuas tersebut digunduli.

Ketika Hoegeng pulang bekerja, dia meminta pembantu untuk memanggil anaknya laki-lakinya itu. Namun, karena sudah terlanjur kesal dan marah Aditya menolak bertemu dengan bapaknya.

Pada akhirnya, Jenderal Hoegeng sendiri yang datang ke kamarnya dan mengajak anaknya tersebut berbicara dari hati ke hati. Dengan perasaan yang masih kesal, akhirnya Adit mau keluar kamar dan berbicara di meja makan bersama ayahnya.

Selama pembicaraan, dia sama sekali tidak mau melihat wajah ayahnya karena masih kesal atas kejadian sebelumnya.

"Kala itu bapak bilang, Dit sekarang kita bicara antara Hoegeng dengan dirimu, antara anak dan ayah," kata Adit mengulangi pembicaraan saat itu.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
5 jam lalu

Kapolri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Dukung UMKM Berdaya Saing Global

7 jam lalu

Kapolri: Sinergi TNI, Polri dan Kejaksaan Pilar Utama Jaga Keamanan-Kedaulatan NKRI

11 jam lalu

Momen Kompak Kapolri-Panglima TNI Dampingi Prabowo di Praspa 2026, Penuh Tawa

9 hari lalu

Momen Jaksa Agung Gandeng Tangan Kapolri, Usai Heboh Kasus Febrie Adriansyah: Jangan Anggap Kami Rival!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal