Kisah Dirman, Petugas Keamanan Kedubes Australia Terdampak Serangan Teroris hingga Kehilangan Mata

Antara
Sudirman A Thalib menceritakan pengalamnnya saat menjadi korban serangan bom teroris di Kedubes Australia, Jakarta tahun 2004 silam. (Foto: Antara)

Yang dia ingat saat itu yakni keinginannya untuk berjuang membahagiakan orang tua saat akan ke Jakarta. Hal itu menjadi pendorongnya untuk tetap bertahan. Di saat sekujur tubuhnya tak lagi bisa bergerak, dalam ingatannya, ada tiga orang datang mengangkut dirinya dan dia dibawa ke RS MMC.

Kemudian dia dipindahkan ke RS Cipto Mangunkusumo. Dari RS Cipto Mangunkusumo, dia kemudian dipindahkan lagi ke RS Medistra.

Akibat ledakan tersebut, hampir saja dia kehilangan kedua tangannya. Tangannya sempat akan diamputasi. Namun tidak terjadi. Kedua tangannya akhirnya dioperasi. Pen pun dipasang untuk memperkuat tulang tangan. Sementara kulit di bagian paha kaki diambil untuk menambal kulit di tangannya. Ia pun dioperasi berkali-kali.

Selama enam bulan dia berada di rumah sakit tersebut untuk penyembuhan dan belajar jalan.

"Alhamdullillah saya masih bisa bersyukur, tangan saya masih bisa digunakan walaupun tidak normal, ini sudah hampir putus dipasang pen, bongkar pasang dan inilah hasil yang maksimal yang bisa dokter lakukan buat saya dan saya bersyukur," ujarnya lirih.

Setelah enam bulan, dia bekerja kembali di tempat yang sama. Dia berpikir masa penderitaan telah berakhir. Ternyata belum usai.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

391 Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Jakarta Tiba di Tanah Air

57 tahun lalu

12 Rumah Rusak Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak, Termasuk Gereja

57 tahun lalu

50.342 Kendaraan Kembali ke Jakarta dari Tol Trans Jawa

57 tahun lalu

Identitas Korban Tewas Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak, 3 Masih Dicari

57 tahun lalu

Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua Rusak Puluhan Rumah, 5 Tewas dan 3 Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal