Kilas Balik Kementerian PUPR Bangun Kawasan Perbatasan dalam Buku Meretas Batas Merangkai Konektivitas

Rizqa Leony Putri
(Foto: iNews.id)

"Covid-19 berdampak pada pencapaian target, waktu pelaksanaan jadi molor karena ada sejumlah pekerja yang terkena Covid-19," ujarnya.

Banyak cerita dari pengalaman pelaksanaan pembangunan akses di perbatasan yang dituangkan dalam buku Meretas Batas, Merangkai Konektivitas. "Fokus buku ini bagaimana pembangunan jalan perbatasan yang ada di Indonesia ada di tiga lokasi di Kalimantan, NTT dan Papua," kata Gama Satria selaku editor buku.

Lebih lanjut dia menyebutkan bahwa buku 'Meretas Batas, Merangkai Konektivitas' tidak hanya membahas mengenai hasil dari pekerjaan yang telah dilakukan oleh Kementerian PUPR saja, tetapi juga menceritakan kehidupan sosial dan budaya masyarakat di wilayah perbatasan.

"Buku ini tidak hanya mengedepankan output pekerjaan yang telah dilakukan oleh Kementerian PUPR maupun Ditjen Bina Marga tapi juga ada outcome apa sih benefit yang didapatkan masyarakat secara nyata dengan adanya pembangunan di daerah perbatasan," kata Gama.

Menurutnya, buku tersebut dapat menjadi jembatan untuk menuju disiplin-disiplin keilmuan yang lain. Bukan hanya bagi yang tertarik di bidang infrastruktur, tetapi juga bagi yang tertarik di bidang kebudayaan.

(CM)

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BNPP Bedah 15.000 Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan

57 tahun lalu

Bank Mandiri Catat Kredit Infrastruktur Tumbuh 30,8 persen per Februari 2026

57 tahun lalu

Kinerja Solid, PTPP Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026

57 tahun lalu

Pemerintah Targetkan Bangun 29 PLBN Baru hingga 2029

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal