Keunikan Upacara Kematian Tiwah Khas Suku Dayak, Mengantar Roh ke Surga 

Pratitis Nur Kanariyati
Keunikan upacara kematian Tiwah Suku Dayak, salah satunya mengorbankan kerbau (Foto: Antara) 

JAKARTA, iNews.id - Keunikan upacara TiwahSuku Dayak, Kalimantan, menarik untuk diketahui. Tiwah merupakan upacara kematian di Suku Dayak yang juga penganut Hindu Kaharingan serta bagian dari kepercayaan turun temurun.

Suku Dayak memiliki keyakinan bahwa kematian perlu disempurnakan melalui ritual lanjutan agar roh bisa hidup tenteram bersama Ranying Hatalla atau sang pencipta di lewu tatau (surga).

Inilah tujuan upacara Tiwah, mengantar arwah ke lewu tatau. Selain itu, Tiwah juga bertujuan sebagai melepas sial bagi keluarga yang ditinggalkan, bentuk penghormatan kepada roh, serta tanda bakti kepada para leluhur.

Upacara Tiwah tergolong ritual yang membutuhkan banyak biaya yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan persyaratan, seperti menyediakan makanan, hewan untuk dikorbankan, dan sesaji. Makanan dan daging disajikan untuk tamu dan membuat sesaji untuk roh leluhur dan roh halus.  Oleh karena itu, upacara Tiwah biasanya digelar untuk beberapa jenazah, melainkan bisa sampai puluhan.

Prosesi ritual Tiwah biasanya dibimbing basir (pemimpin adat) dan dilaksanakan selama 7 hingga 40 hari. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Temon Meninggal Dunia Seminggu Lalu, Anak Ungkap Firasat sebelum Kematian Sang Ayah

1 bulan lalu

BNPB Ungkap Sebaran Karhutla di RI, Sumatra dan Kalimantan Jadi Titik Terparah

1 bulan lalu

Jangan Lewatkan! Besok Ada Resepsi Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang

2 bulan lalu

Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal