Ketua PP Muhammadiyah soal Warga Garut Dibaiat NII: Tidak Dibenarkan! Selengkapnya di iNews Prime

Riezky Maulana
Warga Garut mengaku dibaiat NII (iNews)

JAKARTA, iNews.id - Warga Kecamatan Garut Kota, Garut, Jawa Barat, mengaku dibaiat untuk masuk Negara Islam Indonesia (NII). Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menegaskan tindakan itu tidak bisa dibenarkan.

"Itu tidak benar, sangat tidak dibenarkan. Bertentangan dengan Proklamasi kemerdekaan 45. Harusnya jangan ada dalam pikiran kita tentang berdirinya negara berdasarkan apa pun juga selain Negara Republik Indonesia," kata Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad, Rabu (6/10/2021).

Dadang mengatakan Indonesia adalah negara kesatuan. Oleh sebab itu tdak boleh ada negara di dalam Indonesia.

Bersama Host Latief Siregar, simak berita selengkapnya di iNews Prime Kamis pukul 20.00 WIB. Anda juga dapat menyaksikan secara langsung melalui aplikasi RCTI+ dan www.rctiplus.com dan aplikasi RCTI+, unduh segera di Google Play Store dan Apple App Store.

#iNews #iNewsid #iNewsPrime #LatiefSiregar #Garut #NII #aliransesat #NegaraIslamIndonesia #tabayyun #suherman #dibaiat

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menag: Hari Raya Iduladha 1447 H Serentak 27 Mei 2026

57 tahun lalu

Muhammadiyah Terbitkan Edaran Hemat: Kurangi Acara Seremonial dan Perjalanan Keluar Negeri

57 tahun lalu

Salat Idulfitri, Jemaah Padati Gedung PP Muhammadiyah Jakarta

57 tahun lalu

Polisi Terapkan One Way di Lingkar Gentong Malam Ini, Antisipasi Lonjakan Kendaraan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal