Ketua PP Muhammadiyah: Beda Tanggal Lebaran Bukan Berarti Tak Taat ke Pemerintah

Achmad Al Fiqri
Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy. (Foto: Achmad Al Fiqri)

"Dan itulah perbedaannya antara wujudul hilal yang lama yang itu terbatas untuk Indonesia, sekarang wujudul hilal itu berlaku untuk seluruh dunia dan sekarang sudah diratifikasi lebih dari 10 negara ya untuk kalender Hijriah Global Tunggal itu," pungkasnya.

Diketahui, PP Muhammadiyah menetapkan Jumat, 20 Maret 2026, sebagai 1 Syawal 1447 Hijriah. Penetapan ini didasarkan pada penggunaan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang bertumpu pada metode hisab atau perhitungan astronomi.

Sedangkan pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 berdasarkan sidang isbat yang digelar pada Kamis (19/3/2026). 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebaran Lebih Awal, Jemaah Muhammadiyah Bandung Salat Idulfitri di Lapangan Lodaya

57 tahun lalu

Warga Muhammadiyah Jombang Salat Idulfitri di JMC, Jemaah Meluber hingga Jalan Raya

57 tahun lalu

Idulfitri 1447 H, Haedar Nashir Ajak Umat Saling Peduli dan Rekatkan Persaudaraan

57 tahun lalu

Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Idulfitri di Masjid Gedhe Kauman Jogja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal