TNI mengerahkan lebih dari 100.000 personel dan berbagai alutsista dari tiga matra (AD, AL, AU) pada peringatan hari jadinya yang ke-79 itu. Dengan banyaknya atraksi menarik alutsista, banyak warga antusias datang ke Monas pada peringatan HUT-79 RI ini.
Lebih lanjut, Puan mengingatkan agar TNI meningkatkan kekuatan teknologi di era perkembangan zaman ini. Apalagi, dengan teknologi yang serba cepat dan bisa menjadi ancaman pertahanan negara.
“TNI harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan strategi menghadapi tantangan global. Adaptasi ini harus disertai inovasi sehingga menjadi TNI modern dan profesional,” katanya.
Mantan Menko PMK itu mengatakan, serangan siber muncul sebagai ancaman baru terhadap pertahanan Indonesia dari aspek militer dan nirmiliter. Untuk itu, kata Puan, pembangunan pertahanan siber merupakan agenda yang penting.
“TNI harus memiliki kekuatan dalam menghadapi berbagai ancaman kedaulatan, termasuk dari seragan siber. Maka penting untuk memastikan agar pembangunan postur pertahanan militer dengan pemilihan alutsista yang canggih dan sesuai dengan kebutuhan,” katanya.
Peringatan HUT ke-79 RI turut dihadiri Wapres Ma’ruf Amin serta jajaran kabinet Indonesia Maju dan kepala lembaga/badan negara. Di antaranya Menkopolhukam Hadi Tjahjanto, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Mendagri Tito Karnavian, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan dan lain-lain.