JAKARTA, iNews.id - Ketua BEM FISIP UNAIR (Universitas Airlangga) tengah menjadi perbincangan hangat setelah viralnya karangan bunga satire yang dipasang oleh BEM FISIP UNAIR.
Diketahui BEM FISIP Universitas Airlangga dibekukan oleh Dekanat FISIP setelah memasang karya seni satir berupa karangan bunga.
Karya tersebut dimaksudkan untuk mengucapkan selamat atas pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih di Taman Barat FISIP. Karangan bunga itu berisi pesan kritis yang ditujukan kepada Prabowo dan Gibran, mencantumkan istilah "rahim haram konstitusi" sebagai kritik terhadap pelantikan mereka.
Pembekuan ini memicu kontroversi dan perdebatan di kalangan mahasiswa mengenai kebebasan berekspresi di kampus.
iNews.id melansir akun Instagram BEM FISIP UNAIR pada Senin (28/10/2024), terdapat berita acara terkait pembekuan organisasi mahasiswa tersebut, berikut berita acaranya: