Kesulitan Bahan Baku Impor, Pengusaha Minta Pemerintah Beri Relaksasi

Rohman Wibowo
Apindo mengungkapkan ada isu kelangkaan bahan baku di tengah perang antara AS-Israel melawan Iran. (Foto: Ilustrasi/Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengungkapkan ada isu kelangkaan bahan baku di tengah perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran. Kebijakan pemerintah dinanti kalangan pengusaha guna memastikan produksi terus berlanjut.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam menekankan, kelangkaan bahan baku plastik untuk sektor strategis seperti industri makanan dan minuman hingga otomotif sangat dirasakan. Sehingga berdampak pada tingkat supply yang tidak seimbang dengan tingkat permintaan.

"Kami berharap jangan sampai ada bottlenecking terhadap bahan baku dan lain sebagainya. Kami mengimbau kepada pemerintah untuk diberi relaksasi untuk bahan baku terutama yang impor. Jadi saya berharap bahwa kelangkaan bahan baku plastik ini jangan sampai mengganggu produksi," ujar Bob kepada awak media dikutip, Jumat (3/4/2026).

Bob mewanti-wanti risiko inflasi harga atas barang dan jasa yang dihasilkan dunia usaha, jika tingkat produksi menurun akibat kelangkaan bahan baku. Meski begitu, dunia usaha untuk saat ini masih menempatkan kenaikan harga sebagai pilihan terakhir. 

"Biasanya kalau otomotif, kami justru mempertahankan (harga)," tuturnya.

Dia menyebut, kalangan pengusaha kini sedang mengupayakan inovasi dalam hal produksi. Diversifikasi digadang-gadang menjadi satu di antara opsi untuk menyiasati kelangkaan bahan baku. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

Istana Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan 22 Pengusaha Apindo di Hambalang

Nasional
3 bulan lalu

UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp5,7 Juta, Ini Respons Apindo

Bisnis
9 bulan lalu

Apindo Minta Insentif Ini jelang Pengenaan Tarif Trump 32 Persen Mulai 1 Agustus

Bisnis
2 tahun lalu

Apindo Usul Pembentukan Kementerian dan Badan Baru di Kabinet Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal