Kerusuhan di Kanjuruhan Tewaskan 129 Orang, Begini Bahayanya Gas Air Mata

Avirista Midaada
Antara
Polisi terpaksa menembakkan gas air mata untuk menangani suporter Arema FC yang rusuh (Foto: Antara)

"Senyawa CS ini yang berhubungan dengan reseptor syaraf yang dapat menyebabkan rasa nyeri, ketika gas air mata terpapar di kulit, terutama pada bagian wajah dan mata akan menimbulkan rasa perih dan pedih," tuturnya.

Selain itu, gas air mata juga dapat menimbulkan rasa gatal pada kulit, panas, serta penglihatan kabur. Gejala lainnya terkait dengan pernapasan adalah sulit bernapas, batuk, mual, dan muntah.

Lebih lanjut Dede menjelaskan tips menghindari dampak buruk gas air mata, pertama adalah menyiram bagian yang terpapar dengan air bersih yang mengalir. Air bisa menurunkan konsentrasi senyawa CS dalam formulasi.

"Kedua, tutup dengan rapat hidung, mata, dan mulut bisa dengan menggunakan masker untuk meminimalisasi terhirupnya gas tersebut," tuturnya.

Ketiga, lanjut dia, segera ganti pakaian yang sudah terkontaminasi dan jangan sampai terkena atau menyentuh anggota tubuh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil Super League: Arema FC Tutup Musim dengan Hajar PSIM 3-1

57 tahun lalu

Hasil Super League: Arema FC Hajar PSBS Biak 5-2, Joel Vinicius dan Dalberto Jadi Pembeda

57 tahun lalu

Hasil Arema FC vs PSM Makassar: Singo Edan Pesta Gol di Kanjuruhan

57 tahun lalu

Kronologi Kerusuhan di Jayapura usai Persipura Kalah dari Adhyaksa FC, Suporter Bakar Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal