Kepala BPIP Tekankan Mahasiswa Uniba Madura untuk Jaga dan Amalkan Nilai Pancasila

Anindita Trinoviana
Kepala BPIP Yudian Wahyudi saat menjadi keynote speaker dalam Kuliah Umum Pembinaan Ideologi Pancasila di Uniba. (Foto: dok BPIP)

Seperti yang dikatakan oleh Yudian, sebelum kemerdekaan, Indonesia pada saat itu terdiri dari banyak negara dan kerajaan yang tercerai-berai akibat perbedaan etnis, suku, serta keyakinan. Mereka terlibat dalam perlakuan yang merugikan dan penindasan terhadap sesama, tanpa ada niat bersama untuk menghormati keragaman satu sama lain.

"430 tahun lamanya Indonesia telah dikuasai oleh penjajah. Hanya terjadi di Indonesia, anak-anak bangsa diajar oleh penjajah dan kemudian mereka melawan penjajah demi kemerdekaan Indonesia. Hanya di Indonesia, di mana para raja, sultan, dan penguasa dengan sukarela menyerahkan kekuasaan mereka beserta konsekuensinya demi persatuan Indonesia yang pada saat itu hanya merupakan sebuah nama," kata Yudian.

Ketua Yayasan Qudsiyah Bahaudin Mudhary Madura Prof Dr Achsanul Qosasi, CSFA., CFrA., CGCAE mengapresiasi kepada BPIP yang sudah memberikan pembinaan ideologi Pancasila kepada civitas akademika Uniba.

Dia juga menekankan kepada Civitas Akademika Uniba, untuk memanfaatkan kesempatan ini karena sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa wajib mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Acara ini jangan dianggap seremonial, tetapi pahami dan maknai untuk diamalkan," ucapnya.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MHTC Gelar Malaysia Fair 2026 di Gandaria City, Ada Siti Nurhaliza!

57 tahun lalu

Ungkap Kasus Penyelundupan, 23 Personel Avsec Bandara Soetta Terima Apresiasi

57 tahun lalu

Telkom Gelar Forum Kedaulatan Digital Nasional, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital

57 tahun lalu

Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal