"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan," sambungnya.
Lebih lanjut, proses realisasi pengadaan motor secara bertahap dimulai pada Desember 2025. Ia membantah informasi yang beredar di media sosial yang menyebut jumlahnya mencapai 70.000 unit.
"Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," ungkap Dadan.