Kementerian PU Larang Truk ODOL Melintasi Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatra

Iqbal Dwi Purnama
Jembatan darurat di lokasi bencana Sumatra (dok. Kementerian PU)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meminta truk angkutan barang dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) tidak melintasi jembatan darurat bailey di lokasi bencana Sumatra. Pasalnya, penggunaan jembatan bailey harus sesuai dengan kapasitas maksimal guna menjaga keselamatan pengguna jalan.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, kepatuhan terhadap batas beban jembatan merupakan aspek penting dalam menjamin keselamatan masyarakat, terutama di wilayah yang sedang dalam masa pemulihan pascabencana.

"Kepatuhan terhadap aturan tonase bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga menyangkut keselamatan bersama dan kepedulian terhadap masyarakat di wilayah terdampak bencana," ujar Menteri Dody dalam keterangan resmi, Selasa (20/1/2026). 

Jembatan bailey yang terpasang bersifat sementara atau semi permanen sehingga sangat bergantung pada kepatuhan pengguna jalan terhadap ketentuan teknis, khususnya batas muatan kendaraan. Keberadaan jembatan ini merupakan solusi darurat sambil menunggu pembangunan jembatan permanen secara bertahap.

Kementerian PU terus membangun dan memasang jembatan bailey di sejumlah titik strategis untuk menggantikan jembatan yang putus atau rusak berat akibat banjir bandang sebagai bagian dari percepatan pemulihan konektivitas pascabencana di Sumatra.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

3 Daerah di Aceh Masih Berstatus Tanggap Darurat Bencana

Nasional
17 jam lalu

Korban Tewas Bencana Sumatra Bertambah, Total 1.204 Orang

Nasional
7 hari lalu

Satgas PKH Buka Peluang Jerat Perusahaan Lain Penyebab Banjir dan Longsor Sumatra

Nasional
8 hari lalu

Mendes Ungkap 29 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Diterjang Banjir dan Longsor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal