Kementerian PU Kurangi Impor Aspal Mulai Tahun Ini, Negara Hemat Rp4 Triliun

Iqbal Dwi Purnama
Ilustrasi aspal jalan (dok. IMG)

Menteri PU menegaskan, kebijakan pengurangan impor aspal dilatarbelakangi kondisi global yang tengah bergejolak. Dia mengutip pernyataan Prabowo Subianto mengenai dinamika geopolitik dunia yang memicu lonjakan harga energi serta gangguan pasokan global.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung pada sektor infrastruktur, khususnya terhadap harga material strategis seperti aspal. Fluktuasi harga minyak dunia dinilai meningkatkan risiko biaya pembangunan yang tidak terkendali.

“Kondisi ini memberi pesan yang sangat jelas bahwa ketergantungan adalah sebuah risiko, dan dalam pembangunan nasional risiko harus kita kelola dengan disiplin agar biaya tidak meledak,” ujarnya.

Dody menjelaskan, kebutuhan aspal nasional saat ini mencapai sekitar 1 juta ton per tahun dan diproyeksikan meningkat menjadi 1,5 juta ton pada tahun-tahun mendatang. Namun, hampir 80 persen kebutuhan tersebut masih bergantung pada aspal berbasis minyak bumi atau impor.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap II Beroperasi Fungsional Juli 2026

57 tahun lalu

Kejati Jakarta Tetapkan 3 Tersangka Korupsi di Kementerian PU

57 tahun lalu

Pemulihan Bencana Sumatra: 2.277 Jalan Bisa Dilalui, 792 Jembatan Beroperasi Normal

57 tahun lalu

Kurangi Impor, Menteri PU Buat Aturan Wajib Pakai Aspal Buton untuk Konstruksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal