Kementerian PU Dapat Anggaran Rp118,5 Triliun di 2026, Fokus Perkuat Irigasi dan Konektivitas

Iqbal Dwi Purnama
Menteri PU Dody Hanggodo dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR, Rabu (9/7/2025). (Foto: Dok. Kementerian PU)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengantongi pagu anggaran tahun 2026 sebesar Rp118,50 triliun. Anggaran tersebut akan diprioritaskan pada penguatan jaringan irigasi pertanian dan konektivitas wilayah sebagai fondasi ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri PU Dody Hanggodo merinci, penggunaan anggaran tersebut akan dialokasikan untuk bidang Sumber Daya Air (SDA) sebesar Rp34,74 triliun, yang diarahkan secara prioritas untuk mendukung peningkatan produktivitas lahan pertanian melalui penguatan dan keberlanjutan sistem irigasi.

Anggaran tersebut digunakan untuk membangun jaringan irigasi baru seluas 15.905 hektar guna membuka dan memperluas areal pertanian produktif, sekaligus merehabilitasi jaringan irigasi eksisting seluas 97.430 hektar agar suplai air ke lahan pertanian tetap berkelanjutan.

"Kami memastikan bahwa penguatan irigasi pertanian dan konektivitas wilayah tetap menjadi prioritas utama," kata Dody dalam keterangannya dikutip, Kamis (5/2/2025). 

Selain itu, Kementerian PU juga melaksanakan pengendalian banjir sepanjang 82 kilometer (km) sebagai upaya perlindungan kawasan pertanian dan permukiman dari risiko bencana, serta pengamanan pantai sepanjang 8 km untuk menjaga kawasan pesisir dan lahan produktif. 

Dukungan terhadap ketersediaan air juga dilakukan melalui penyediaan air baku berkapasitas 500 liter per detik, pengembangan sumber air tanah dan embung di sekitar 800 titik, serta pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di 12.000 lokasi. 

Kementerian PU juga memperkuat konektivitas wilayah untuk mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan logistik nasional. Pada bidang jalan dan jembatan, dialokasikan anggaran sebesar Rp45,62 triliun yang difokuskan pada pembukaan akses dan peningkatan kualitas jaringan transportasi. 

Program yang dilaksanakan meliputi pembangunan jalan baru sepanjang 158 km untuk membuka akses ke kawasan produksi dan wilayah terpencil, serta peningkatan kapasitas dan preservasi jalan sepanjang 1.571 km guna memperlancar arus barang dan menekan biaya logistik.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal I 2026 Meroket, Ditopang Program MBG

Nasional
24 jam lalu

Panas! Purbaya dan Trenggono Saling Sindir terkait Anggaran Pembangunan Kapal KKP

Nasional
2 hari lalu

Kemenhaj Minta Tambah Anggaran Rp3,1 Triliun, Butuh Dana Ekstra untuk Penyelenggaraan Haji

Nasional
2 hari lalu

Hore! Pemerintah Gelontorkan Rp911,16 Miliar untuk Diskon Transportasi Mudik Lebaran 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal