Kementan Siap Lakukan Mitigasi Bencana Banjir di Lahan Pertanian Grobogan

Anindita Trinoviana
Banjir di Grobogan merendam 4.309 hektare sawah. (Foto: dok Kementan)

Kepala Dinas Pertanian Grobogan Sunanto menyatakan, akan mendata wilayah mana saja yang memiliki kemungkinan mengalami puso. Dia menilai jika sawah padi milik warga itu hanya terendam selama 2-3 hari tidak mungkin terjadi puso.

"Estimasi terendam itu 7 sampai 10 hari baru bisa diidentifikasi apakah sawah itu puso atau tidak," ucap Sunanto.

Sunanto berencana mengajukan bantuan benih ke Kementerian Pertanian untuk masa tanam berikutnya bagi warga yang sawahnya terendam banjir.

"Kita menggunakan acuan 15 kilogram per hektare sawah yang terendam untuk memberikan bantuan," katanya.

Lebih lanjut, dia mengimbau warga agar mendaftarkan lahan sawahnya ke asuransi usaha tani padi (AUTP).

"Sehingga ketika gagal panen petani bisa mengklaim asuransi. Saat ini juga sedang dilakukan pendataan terkait petani yang sudah terdaftar asuransi," tuturnya.

CM

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

Reformasi Birokrasi Jadi Fondasi Penguatan Negara, SAKIP dan ZI Dorong Kinerja Berdampak

Bisnis
1 hari lalu

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Jangkau Lebih 7,45 Juta Penerima Bansos pada 2025

Nasional
1 hari lalu

Pegawai Ekspedisi Diduga Disekap, Polisi: Tidak Benar

Destinasi
23 jam lalu

5 Aktivitas Seru di Batam untuk Menghabiskan Waktu Bersama Teman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal