Kementan Siap Lakukan Mitigasi Bencana Banjir di Lahan Pertanian Grobogan

Anindita Trinoviana
Banjir di Grobogan merendam 4.309 hektare sawah. (Foto: dok Kementan)

Kementan minta Dinas Pertanian Daerah untuk mendorong petani mengikuti Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Pemerintah memberikan bantuan subsidi premi asuransi tani sebesar Rp144 ribu per hektare.

“AUTP ini akan terus kami sosialisaikan ke petani. Karena ini menjadi bentuk perlindungan kepada mereka dan saat ini sudah banyak petani yang menjadi anggota AUTP,” ujarnya.

Dia menambahkan, dengan adanya AUTP, petani yang terkena musibah banjir atau kekeringan bisa mendapatkan ganti rugi. Selain itu, petani juga bisa langsung melakukan tanam lagi setelah genangan air teratasi.

“Dengan membayar premi hanya Rp36 ribu per hektare per musim, petani yang sawahnya terkena bencana banjir, kekeringan, dan serangan OPT dapat klaim (ganti) Rp6 juta per hektare,” tuturnya.

Kepala Dinas Pertanian Grobogan Sunanto menyatakan, akan mendata wilayah mana saja yang memiliki kemungkinan mengalami puso. Dia menilai jika sawah padi milik warga itu hanya terendam selama 2-3 hari tidak mungkin terjadi puso.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehadiran Siti Nurhaliza Brand Ambassador MHTC, Jadi Magnet Utama di Gandaria City

57 tahun lalu

Ungkap Kasus Penyelundupan, 23 Personel Avsec Bandara Soetta Terima Apresiasi

57 tahun lalu

Telkom Gelar Forum Kedaulatan Digital Nasional, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital

57 tahun lalu

Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal