Pria yang juga menjabat Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) ini menyebut, rencana KCIC diambil alih Kemenkeu menjadi salah satu opsi yang dibahas pemerintah untuk menyelesaikan masalah pada proyek tersebut.
"Iya, kemungkinan, insya Allah mudah-mudahan sebentar lagi selesai, kita pikirin satu-satu kan. Ada beberapa skema tentunya, nanti saya akan update karena kalau sekarang belum final kita update nanti takut rame lagi," ucap Dony kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).
Dony menambahkan, semua opsi penyelesaian masalah proyek kereta cepat ditargetkan selesai maksimal dalam dua bulan ke depan. Termasuk opsi ambil alih KCIC oleh Kemenkeu.
"Masih ada beberapa opsi pokoknya. Semua penyelesaian itu, jadi apakah opsi A, Opsi B, tapi 1-2 bulan ini akan selesai," tuturnya.